A. Menurut Metode Nilai Produksi.
Menghitung pendapatan nasional dengan menggunakan metode produksi dapat dilakukan dengan menjumlahkan nilai tambah yang diwujudkan oleh berbagai sektor dalam perekonomian.
A. Di Indonesia, Sektor Ekonomi Pembentuk Pendapatan Nasional terdiri atas 11 lapangan usaha diantaranya:
- Pertanian, pertenakan, kehutanan, dan perikanan.
- Pertambangan dan penggalian.
- Industri dan pengolahan.
- Listrik, gas, dan air minum.
- Bangunan.
- Perdagangan, hotel, dan restoran.
- Pengangkutan dan telekomunikasi.
- Bank dan lembaga keuangan lainnya.
- Sewa rumah.
- Pemerintah dan periklanan.
- Jasa-jasa lainnya.
Seperti dijelaskan dalam pengertian Pendapatan Nasional, pendapatan nasional juga dapat diartikan dari sudut pendapatan yang diterima oleh pemilik faktor produksi. Pendapatan tersebut dapat berupa:
1. Sewa (Rental Income).
Pendapatan sewa adalah pendapatan yang diperoleh atas pemakaian aktiva tetap oleh pihak lain.
2. Upah dan Gaji (Wages and Salanes).
Upah dan gaji adalah berbagai pendapatan yang diterima oleh rumah tangga keluarga sebagai balas jasa dan tenaga kerja yang dipakai dalam proses produksi.
3. Bunga Modal (Interest).
Bunga merupakan balas jasa yang diterima pemilik modal sebagai konsekuensi memberikan peminjaman modal kepada pihak lain.
4. Laba (Profit).
Laba merupakan balas jasa yang diterima pengusaha sebagai akibat terjadinya proses produksi.
C. Menurut Metode Pengeluaran.
1. Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (Consumption/C).
Pengeluaran konsumsi rumah tangga merupakan nilai belanja yang dilakukan rumah tangga untuk membeli berbagai jenis kebutuhannya selama 1 tahun.
2. Pengeluaran Investasi Rumah Tangga Produsen (Invesment/I).
Pengeluaran rumah tangga produsen atau investasi merupakan pengeluaran untuk membeli barang modal yang dapat menaikkan produksi barang dan jasa di masa yang akan datang.
3. Pengeluaran Pemerintah (Goverment Expenditure/G)
Pengeluaran pemerintah merupakan pembelian barang dan jasa yang dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
4. Pengeluaran Rumah Tangga Luar Negeri (Ekspor-Impor/ X-M).
Pengeluaran rumah tangga luar negeri atau ekspor neto adalah nilai ekspor yang dilakukan suatu negara dalam 1 tahun tertentu dikurangi dengan nilai impor dalam periode yang sama.
2. Manfaat Mempelajari Perhitungan Nasional.
Pentingnya mempelajari perhitungan nasional diantaranya adalah sebagai berikut:
- Pendapatan nasional merupakan alat ukur bagi tinggi rendahnya tingkat kemakmuran suatu bangsa.
- Pendapatan nasional berguna untuk mengetahui struktur perekonomian suatu negara.
- Pendapatan nasional berguna untuk pertumbuhan perekonomian negara dengan cara membandingkan pendapatan nasional dari waktu ke waktu.
- Pendapatan nasional berguna untuk membandingkan perekonomian antar daerah.
- Pendapatan nasional juga dapat dijadikan dasar perbandingan perekonomian dengan negara lain.
- Pendapatan nasional berguna untuk menentukan dan kemudian menyusun berbagai kebijakan-kebijakan pemerintah di bidang ekonomi.
3. Tujuan Mempelajari Perhitungan Pendapatan Nasional.
Tujuan mempelajari perhitungan pendapatan nasional adalah sebagai berikut:
- Untuk mengetahui kemajuan dan pemerataan perekonomian masyarakat dan negara.
- Untuk memperoleh taksiran yang akurat tentang nilai barang dan jasa dalam 1 tahun.
- Untuk membantu pemerintah dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.
- Untuk mengkaji dan mengendalikan faktor-faktor yang memengaruhi perekonomian negara.
Sekian dan Terimakasih
Semoga Bermanfaat ;)